Nasib Para Pejuang Agama

Ada Yang Berjalan Kaki Karena Mencari Kesenangan Dunia dan Ada Yang Berjalan Karena Mencari Ridha Allah, Di Posisi manakah kita ?


Satu Jamaah dengan menggunakan gamis panjang / kurtah ( pakaian yang masih asing bagi sebagian penduduk indonesia ) sedang berjalan menyusuri jalan raya dan rimba raya, mereka berjalan dari satu kampung kekampung yang lain berhenti saat menemukan masjid untuk istirahat dan beritikaf, terkadang mereka diterima dan disambut baik oleh masyarakat setempat, dan tak jarang mereka dipandang sinis dengan mata-mata penuh kebencian dan kecurigaan, sifat tak bersahabat dan tak jarang pula mereka ditarbiyah dengan fitnah dan perlakuan kasar.

Ditempat lain ada sekelompok orang berjalan dengan pakaian trendy, necis, fashionable, modis dengan harga-harga pakaian yang selangit dipandang dengan penuh takjub dan decak kagum, mereka berjalan dari satu pusat perbelanjaan atau pusat hiburan kepusat perbelanjaan atau pusat hiburan lainnya. mereka beristirahat di cafe atau direstoran bahkan mungkin check in hotel, atau setidaknya foot reflexiology ditempat-tempat traditional atau modern massage. mereka mendapatkan perlakuan istimewa bak raja.

Lalu Siapakah Mereka ???
Satu Jamaah Bergamis adalah para pejuang-pejuang agama Allah yang mentablighkan Islam Keseluruh Alam, Mereka Bergerak untuk mengajak ummat taat kepada Allah SWT, Mereka Berpindah-pindah dari satu masjid kemasjid yang lain beritikaf dalam satu masa tertentu, membuat amalan dan program-program amalan masjid, kemudian bersilaturahmi pada penduduk seiktar masjid. Ada pengurus masjid yang mau menerima mereka, ada pula pengurus masjid yang mengusir mereka mentah-mentah dengan sejuta alasan Yang Tak Pasti.

Seperti Itulah Nasib Para Pejuang Agama Allah, kendatipun mereka mendapat perlakuan yang tidak pantas, mereka dengan tabah dan berbesar hati merelakan perasaan mereka dicabik-cabik, mereka bukan berperang melawan musuh, namun mereka berperang melawan hawa nafsu dan amarah mereka, akibat perbuatan-perbuatan orang yang tidak faham usaha atas iman.

Harapan mereka adalah, bagaimana agar pergerakan mereka menjadi asbab hidayah untuk ummat seluruh alam, mengajak ummat kepada Allah untuk menghilangkan image ISLAM KTP, Dunia mengakui negara indonesia sebagai negara Islam Terbesar diDunia, Namun Lihatlah Keislaman Orang Indonesia, Masjid dibangun megah dimana-mana, namun yang banyak hanya sajadah dan shaff-shaffnya, Bukan Jamaahnya. Atas dasar kerisauan inilah mereka bergerak melanjutkan usaha nubuwwah yang sempat terhenti sekitar 400-800 tahun setelah Nabiullah Muhammad SAW Meninggalkan kerajaan Islam.

Pergerakan Para Pekerja Dakwah bukan hanya di Indonesia, melainkan diseluruh Alam, bagaimana mengajak ummat yang mengaku Islam untuk Shalat, mengajak Ummat Islam Yang Shalat diRumah untuk Shalat di Masjid / Memakmurkan Masjid ( Khusus Rijal "Laki-Laki" ).

Lalu Bagaimana dengan Sekelompok Modis ???
Mungkin Mereka Muslim, Mungkin Juga Bukan Muslim Siapapun Mereka, Semoga Mereka Bukan termasuk orang-orang yang menentang usaha dakwah, karena pada Zaman perjuangan Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat Radiallahu Anhum, yang menentang Agama Allah Hanyalah Orang-orang kafir, dan Kaum Musyrikin Jadi Jika Pada Zaman ini Ada yang mengaku Ummat Islam namun menentang Usaha Dakwah, Maka Keislaman Mereka perlu dipertanyakan !!!
CLICK TOMBOL LIKE DIBAWAH

0 comments:

Post a Comment

10 Artikel Terpopuler di BLOG Nandar