Islam menaruh perhatian besar pada konsep toleransi, yang dalam terminologi Islam sering disebut dengan Tasamuh. Prinsip utamanya adalah mengakui perbedaan tanpa harus mencampuradukkan keyakinan.
Berikut adalah beberapa ayat Al-Qur'an yang menjadi landasan toleransi beragama dan sosial:
1. Menghargai Perbedaan Keyakinan
Ayat yang paling populer mengenai toleransi adalah surat Al-Kafirun. Ayat ini menegaskan bahwa setiap orang memiliki kebebasan dalam menjalankan keyakinannya masing-masing tanpa intervensi.
"Untukmu agamamu, dan untukku agamaku." (QS. Al-Kafirun: 6)
2. Tidak Ada Paksaan dalam Beragama
Al-Qur'an menegaskan bahwa keimanan adalah hak prerogatif individu dan tidak boleh dipaksakan oleh siapapun.
"Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam)..." (QS. Al-Baqarah: 256)
3. Prinsip Berbuat Baik kepada Sesama
Allah memerintahkan umat Islam untuk tetap berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang non-muslim, selama mereka tidak memerangi atau mengusir umat Islam.
"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak mengusirmu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (QS. Al-Mumtahanah: 8)
4. Menghargai Keanekaragaman Bangsa & Suku
Perbedaan diciptakan bukan untuk konflik, melainkan agar manusia saling mengenal dan belajar satu sama lain.
"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal..." (QS. Al-Hujurat: 13)
Ringkasan Poin Penting:
Kebebasan: Setiap orang bebas memilih jalannya.
Keadilan: Toleransi bukan berarti abai, tapi tetap berlaku adil kepada siapa saja.
Dialog: Perbedaan adalah sarana untuk saling mengenal (Lita'arafu).
Apakah Anda ingin saya membantu merangkum tafsir singkat dari salah satu ayat di atas, atau mungkin mencari hadits yang berkaitan dengan praktek toleransi Nabi Muhammad SAW?
.png)
