Showing posts with label ciri. Show all posts
Showing posts with label ciri. Show all posts

Ciri-Ciri Teman Yang Terbaik

Teman Yang terbaik adalah teman yang mengerti perasaan kita, yang mau memaklumi kita, Menerima Kita Apa adanya, bukan karena ada apanya, membawa kita pada kebaikan, dan menghindarkan kita dari segala keburukan. dan Sebaik-baik teman adalah mereka yang mengajak kita untuk senantiasa taat pada Allah SWT dan Mengingatkan Kita Disaat Kita Lalai dari Mengingat Allah SWT dan Melanggar Larangan-larangan dalam ajaran agama.

Adakah Saat ini Teman Seperti Itu ? Kenyataannya.... Kebanyakan Orang Sekarang ini lebih menganggap bahwa Teman yang baik adalah teman yang mau berbagi rokok saat kita tidak punya rokok, mengajak kita ketempat-tempat hiburan saat kita sedang Sedih, galau atau semacamnya.... dan lebih parahnya lagi... tempat hiburan itu adalah tempatnya para pelaku maksiat.

Orang-orang yang demikian itu tidak pantas di jadikan teman baik, karena mereka menyeret kita masuk kedalam Surganya Iblis yang merupakan Neraka Bagi orang-orang yang beriman. Naahh.... Sekarang Saatnya kita Memilih teman yang terbaik, yaitu teman yang mengajak Kita Kepada kebaikan, mendekatkan diri pada Allah, dan mengajak kita untuk mengumpulkan bekal di akhirat nanti.


Semoga Bermanfaat....



Dari Balik Counter DORMAN CELLULAR
Selasa 03 April 2012

Iskandar Dorman

Hikmah Insiden Tamparan Sandal

Latif ( Bukan Nama Sebenarnya ) Adalah Rekan Kerjaku saat aku masih berstatus Karyawan, disalah satu Perusahaan Exportir Hasil Laut Terbesar di Makassar. Haris Adalah Pemuda Asal Bandung, anaknya ramah, baik hati, suka menabung, dan Rajin Shalat ^_^

ini adalah artikel yang kutulis untuk kesekian kalinya dengan beberapa versi yang berbeda, namun pada intinya sama, sebuah Kisah Nyata Atas Kekuasaan ALLAH SWT Yang Tidak disadari Semua Orang.

Ketika Adzan Maghrib Berkumandang, Latif Buru-buru meminta izin kepada kepala bagian gudang untuk melaksanakan Shalat Maghrib di Ruangannya, karena untuk ke masjid tidak memungkinkan, selain karena jaraknya yang lumayan Jauh, Haris Juga Merasa Tidak Enak Untuk Meninggalkan Teman-temannya Yang Kerja Lembur.

Ya... Latif Memang Berbeda dengan Yang Lainnya, Dia akan meninggalkan pekerjaannya ketika Tiba Waktunya Shalat.

Setelah Shalat diruangannya, Haris Keluar bermaksud untuk kembali kegudang membantu teman-temannnya, dan apa yang dia dapati. Bossnya dengan bertolak pinggang, dengan sepasang mata menatap tajam tertuju padanya.

Harisss..... 
Iya Boss...
Kenapa Anak2 Lain Masih Kelja kamu sudah belsi belsi
Habis Shalat Boss ( Jawab Latif )
Siapa Saksi
Ada Boss, Tadi Saya Minta Izin Sama Kepala Gudang
Plakkk !!! Sebuah Sandal Menempel di Pipi Latif

Latif dengan Sigap Menangkis Tamparan Sandal Bossnya, Meskipun Ujung Sandalnya Sempat Mendarat dengan Mantap di Pipi Kirinya.

Kenapa Boss.... ( Tanya latif )
Kamu Itu Alasan, kamu Memang Malas-malasan ( Kata Bossnya )
Saya kan Shalat Boss, saya Juga Bersih-bersih Karena Mau Shalat, lagian Habis ini Saya Mau Balik Lagi Kegudang untuk bantu teman-teman.
Sudahhh!!! Kamu Ambil Gajimu, dengan Uang Ticket, Besok Kamu Pulang !!!

Keesokan Harinya....
Apakah Latif Pulang ???
TIDAK !!!
Teman-teman yang merasa geram atas perlakuan Bossnya Yang masih berstatus WNA itu melakukan Aksi Mogok Kerja, disusul dengan tuntutan-tuntutan karyawan yang harus dipenuhi perusahaan.
Latif dengan dibantu Tokoh Masyarakat, berniat memperkarakan masalah ini ke Jalur Hukum, Namun... Singkat Cerita, Si Boss Bermata Sipit Berambut Tipis dengan Potongan Rambut Yang Belang-belang tidak rata itu terpaksa Mengeluarkan Uang Damai Sebesar Lebih dari Dua Puluh Juta Rupiah.

Pengeluaran lain Yang Harus di penuhi si Boss adalah tuntutan perubahan perusahaan dari karyawan yang membuat si Boss Tidak Bisa Berkutik untuk mengeluarkan Lebih dari Seratus Lima Puluh Juta Rupiah.

Dialah Latif, Sang Pejuang Kebenaran, Yang Selalu Menyampaikan Aspirasi Teman-temannya Ke Pimpinan, Karena Kepala Gudangnya Yang Tidak Becus MengKoordinir teman-teman Lainnya.

ALLAH SWT, Melalui Latif telah menunjukkan kekuasaannya, memberikan Ganjaran Langsung Untuk Orang Yang Telah Menzalimi Hambanya karena Beribadah....

Subhanallah....


.

Tentang Jamaah Tabligh | Karkun

Jama’ah Tabligh adalah salah satu gerakan misionaris Islam besar dunia kalau bukan satu-satunya yang terbesar saat ini. Organisasi yang unik ini berasal dari Asia Selatan dengan misi utamanya mengislamkan orang Muslim. Setidaknya itu lah niat awal Maulana Ilyas – mengajarkan praktek kehidupan yang benar sesuai dengan ajaran Islam – di Mewat, India, walaupun pada kenyataannya tidak dapat dinafikan bahwa ternyata dalam perjalanan sejarahnya misi dakwahnya juga menyentuh Non-Muslim dan mengIslamkannya. Adapun tujuan utama dakwah mereka sebenarnya adalah memberikan dampak pada hati lalu diaplikasikan dalam perbuatan .

Berpusat di India dan mempunyai tiga markas besar di anak benua India yang dikenal orang Indonesia dengan istilah PBI, kepanjangan dari Pakistan, Bangladesh dan India (Markas Nizamuddin di New Delhi, Raiwind di Pakistan dan Tungi di Bangladesh). Seluruh anggota Jamaah Tabligh berkeinginan suatu saat bisa mengunjungi ketiga tempat ini. Pada akhir abad 20, pertemuan rutin Jamaah Tabligh di Raiwind dapat menarik jutaan pengikut sehingga menjadi pertemuan umat muslim terbesar di dunia setelah Haji di Mekkah .

Jamaah Tabligh mempunyai hubungan yang ambigu dengan sufisme. Di satu sisi mereka menolak praktek dan kepercayaan tradisi tariqat sufi India dengan alasan bahwa praktek-praktek itu terkontaminasi dengan praktek agama Hindu, tapi di sisi lain mereka menggunakan cara-cara ritual sufi apabila menurut mereka cocok . Tak ubahnya tarikat sufi, Jamaah Tabligh, dalam struktur organisasinya, mencoba menciptakan hubungan ikatan mursyid-murid yang kuat hingga menjadikannya ikatan jaringan organisasi yang baik sekali yang sanggup “mengankangi” jarak geografis yang jauh. Jamaah Tabligh juga mengadopsi ciri khas lain dari tarikat sufi yaitu pemujian (terkadang ekstrim) terhadap Nabi Muhammad dan sirahnya. Dalam lingkungan Jamaah Tabligh, literature hadis dan sirah Nabi menjadi sangat penting .

Para pengikut Jamaah ini melancarkan dakwahnya dengan cara “door to door”, berkunjung dari rumah ke rumah – sesuai dengan poin ke 6 dalam ushul sittah mereka, yaitu “khuruj”- dan mengajak sasarannya untuk melaksanakan sholat fardhu ke mesjid sekaligus mendengarkan “bayan”. Ushul Sittah yang dimaksud adalah:
1. Merealisasikan kalimat Thayibah Laa Ilaaha Illallah Muhammadar Rasulullah
2. Shalat dengan khusyu’ dan khudu’(penuh ketundukan)
3. Ilmu dan zikir
4. Memuliakan kaum Muslimin
5. Memperbaiki niat dan mengikhlaskannya
6. Keluar (khuruj) di jalan Allah

Dengan ciri pakaian Karkun yang khas, dengan sopan, lembut dan terkesan sedikit memaksa, mereka mengajak sasarannya untuk ikut menjalankan dakwah mereka dan bergabung dengan jaringan yang tidak mempunyai dana organisasi ini. Dengan mengorbankan harta dan waktu, boleh pilih antara 3 hari, 7 hari atau 40 hari, para Karkun berjaulah ke lain kota bahkan lain negara untuk menyampaikan tablighnya dari rumah ke rumah. Dalam perjalanannya, Jamaah ini biasanya menginap di rumah Karkun setempat atau beri’tikaf di masjid sasaran dakwah mereka. Menurut Drs. Syafi’i, Ph.D., dalam seumur hidup mereka hanya boleh khuruj 4 bulan, sedangkan dalam setahun mereka hanya boleh khuruj selama 40 hari .

Kendati Maulana Ismail ketika memulai gerakannya berangkat dari hati yang ikhlas untuk memurnikan ajaran Islam dan mengajak umat Islam di Mewat dan sekitarnya untuk meninggalkan praktik keagamaan yang sudah bercampur dengan tradisi Hindu, tak pelak gerakan ini tetap menuai celaan dan tuduhan negatif baik dari kelompok Islam yang menyebut dirinya “ahlussunnah” dan “salafy” mau pun sebagian masyarakat umum. Celaan itu antara lain adalah bahwa Jamaah Tabligh tidak memberi nafkah keluarganya karena ditinggalkan untuk dakwah, bahkan lebih jauh lagi, dicap sebagai kelompok ahlul bid’ah dan khurafat . Suatu yang ironis bahwa organisasi-organisasi Islam lain yang mempunyai misi dakwah yang relative sama (mengajak pada ajaran yang sama, Tuhan yang sama) tapi mendapatkan “stempel” yang berbeda.


Batik Khas Makassar

Mohon Maaf, Content ini Saya Hapus, Silakan Liat Artikel lainnya.

10 Artikel Terpopuler di BLOG Nandar