LUNAS HUTANG 11 MILIAR TANPA DRAMA

Dikutip Dari Live TikTok QURANIC LAW ATTRACTION

FAKTOR NON TEKHNIS

  1. Berdamai Dengan Takdir : Berdasarkan Alquran dan Hadits, Orang yang berdamai Dengan Takdir maka akan di konversi menjadi Pertolongan Allah. Bersihkan Hati dan Fikiran Dari Prasangka Buruk. Contoh ORang Yang Tidak Berdamai Dengan Takdir, Janganlah Kalian Mengatakan, seandainya dulu begini, seandainya dulu begitu (Karena Itu Adalah Pintu Masuknya Syaithan) Tapi Katakanlah (Qadarullah)... kata-kata seperti itu adalah bentuk penolakan berdamai dengan Takdir.  Cek Al-baqarah Ayat 45

    وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخَـٰشِعِينَ 
    Wasta’īnū biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh(ti), wa innahā lakabīratun illā ‘alal-khāshi‘īn.

    "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk." (QS. Al-Baqarah: 45)

    Sabar Dalam Al-Qur'an Tidak Pernah di Gambarkan Sebagai Kelemahan, Justru Sebaliknya, Orang Sabar itu adalah orang-orang Yang Kuat.

    وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ  

    Wa idzā sa'alaka 'ibādī 'annī fa innī qarīb, ujību da'watad-dā'i idzā da'āni falyastajībū lī wal-yu'minū bī la'allahum yarshudūn.

    "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran." (QS. Al-Baqarah: 186)

    Cara Sabar : 
    Curhat Duduk, Diam, Connect To Allah di Me Time - Jangan Ada Gangguan, "Ya Allah Aku Ridho Se Ridho2nya, Rela-Se Rela nya Ya Allah, Ikhlas Se Ikhlas-ikhlasnya menerima sebagai Bagian dari Takdirku sebagai hambamu" Gunakan Bahasa Sendiri, Seperti Curhat.

    Lanjutkan Dengan Aktivasi Husnudzon To Allah, Saya Yakin Allah Mudahkan Datangkan Mengalir Deras Tidak Ada yang Mustahil Bagi Allah, Engkau Maha Penolong Engk

    Cek Al Mulk 15 Yasin 82 Sod 85
     
    Lari Dari Realita Tidak Akan Menyelesaikan Masalahmu, Sebagaimana Nabi Yunus Yang Lari Dari Ummatnya, Sehingga di Telan Ikan Besar. 

    Di Tutup Dengan Laa ilaha illa anta, Subhanaka inni Kuntum Mina Dzalimin

    Setelah itu jangan menyalahkan keluar, lepaskan Semua.

    Cari (RAS di Otak) yang mebuka peluang.
  2. Minta Ampunan Pada Allah : Karena Hutang Itu Adalah Dosa

    Nuh Ayat 10-12



    barangsiapa yang melazimkan beristighar minta ampun maka akan, maka Allah akan berikan keberlimpahan ... hadits bukhari...

    Solusi PASTI Datang Setelah Kita Minta Ampun... PASTI.... jika Setelahnya Tetap tidak ada SOLUSI, PASTI kita Yang Salah, Bukan Allah yang Salah...

    Taubat 3 Level.. atau Taubatan Nasuha... 

    Detok Diri Dengan Taubat (Cek Screenshoot)

    Level 1 : Istigfar - Tujuannya Ngaku dan Sadar, Halaman 3 - 

    qof 16 

    وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِۦ نَفْسُهُۥ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ ٱلْوَرِيدِ 
    Wa laqad khalaqnal-insāna wa na‘lamu mā tuwaswisu bihī nafsuh(ū), wa naḥnu aqrabu ilaihi min ḥablil-warīd.

    Terjemahan

    "Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (QS. Qaf: 16)


    barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik... hadits...

    Level 2 ; Shalat, Naikkan Level Shalat
    Posisi Pertama Setiap Sujud
    Posisi Kedua, Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam

    Cara Pakainya ?

    Berikut adalah bacaan yang paling umum beserta artinya:

    1. Bacaan yang Paling Umum

    Ini adalah bacaan yang biasanya diajarkan sejak bangku sekolah:

    سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ 
    (Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdihi)

    Artinya: "Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dengan segala puji bagi-Nya."

    2. Bacaan Menurut Riwayat Lain

    Selain bacaan di atas, terdapat variasi lain yang juga sering dibaca oleh Rasulullah SAW:

    سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي 
    (Subhaanaka allaahumma rabbanaa wa bihamdika allaahummaghfirlii)

    Artinya: "Maha Suci Engkau, ya Allah, Tuhan kami. Segala puji bagi-Mu, ya Allah, ampunilah dosa-dosaku."

    3. Bacaan untuk Kekhusyukan (Tasbih Malaikat)

    Bacaan ini sering dibaca untuk memperdalam rasa khusyuk:

    سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ 
    (Subbuuhun qudduusun rabbul malaa-ikati war ruuh)

    Artinya: "Maha Suci, Maha Kudus, Tuhan para malaikat dan Jibril."


    Fahami Al-Fatihah 2 Arah, 

    Dalil 1 : Hadist Riwayat Muslim, 

    Jawaban Allah Dari Bacaan Alfatihah




    Dalil 2 : Allah membagi Bacaan Algfatihah menjadi 2, Setengah Untuk Allah, Setengah Untuk Hamba


    Makna Shalat, Shalat adalah Do'a, Shalat adalah Shalawat yang Artinya Koneksi, hubungan, akses. 




Jawaban / Respon Allah Terhadap Bacaan Al-Fatihah

 nnn......

 

Dalam sebuah Hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Allah SWT "membagi" shalat (Surah Al-Fatihah) antara Diri-Nya dan hamba-Nya. Setiap kali kita membaca satu ayat, Allah langsung memberikan jawaban-Nya.

Berikut adalah rincian dialog antara hamba dan Allah dalam Surah Al-Fatihah:

1. Ayat Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Al-hamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Jawaban Allah:

حَمِدَنِي عَبْدِي

(Hamidanii 'abdii)

Artinya: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."

2. Ayat Kedua

الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ar-rahmaanir rahiim.

Artinya: "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."

Jawaban Allah:

أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي

(Ats-naa 'alayya 'abdii)

Artinya: "Hamba-Ku telah menyanjung-Ku."

3. Ayat Ketiga

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Maaliki yaumid diin.

Artinya: "Yang menguasai hari pembalasan."

Jawaban Allah:

مَجَّدَنِي عَبْدِي

(Majjadanii 'abdii)

Artinya: "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku."

4. Ayat Keempat

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin.

Artinya: "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."

Jawaban Allah:

هَذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

(Haadzaa bainii wa baina 'abdii wa li'abdii maa sa'al)

Artinya: "Inilah bagian antara Aku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta."

5. Ayat Kelima sampai Ketujuh

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Ṣirāṭal-lażīna an‘amta ‘alaihim gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.

Artinya: "Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Jawaban Allah:

هَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

(Haadzaa li'abdii wa li'abdii maa sa'al)

Artinya: "Inilah untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta."

Makna Dibalik Jawaban Ini

Kesadaran bahwa Allah langsung menjawab setiap kata yang kita ucapkan dalam Al-Fatihah adalah kunci utama untuk meraih khusyuk. Dengan memahami ini, shalat kita tidak lagi sekadar gerakan rutin, melainkan sebuah dialog aktif dengan Sang Pencipta.

Apakah Anda ingin tahu lebih dalam mengenai keutamaan Surah Al-Fatihah lainnya dalam kehidupan sehari-hari?

 

 

 

mmmm.... 

10 Artikel Terpopuler di BLOG Nandar