Showing posts with label ayat alquran. Show all posts
Showing posts with label ayat alquran. Show all posts

Terjemahan Surah Al-Mulk


Berikut adalah terjemahan penuh Surah Al-Mulk (ayat 1 sampai 30) dalam bahasa Indonesia:

Surah Al-Mulk (Kerajaan)

  1. Maha Suci Allah yang menguasai (segala) kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  2. Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun.

  3. Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu tidak akan melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?

  4. Kemudian ulangi pandanganmu sekali lagi dan sekali lagi, niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat dan ia dalam keadaan letih.

  5. Dan sungguh, Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami menjadikannya sebagai alat pengusir setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala.

  6. Dan orang-orang yang ingkar kepada Tuhannya akan mendapat azab Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

  7. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu membara,

  8. hampir meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan (orang-orang kafir) dilemparkan ke dalamnya, penjaga-penjaga neraka itu bertanya kepada mereka, "Apakah belum pernah ada orang yang datang memberi peringatan kepadamu?"

  9. Mereka menjawab, "Benar, sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(nya) dan kami katakan, 'Allah tidak menurunkan sesuatu pun, kamu hanyalah dalam kesesatan yang besar'."

  10. Dan mereka berkata, "Sekiranya dahulu kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala."

  11. Maka mereka mengakui dosanya. Tetapi kebinasaanlah bagi penghuni neraka yang menyala-nyala itu.

  12. Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya tanpa melihat-Nya, mereka memperoleh ampunan dan pahala yang besar.

  13. Dan rahasiakanlah perkataanmu atau nyatakanlah. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

  14. Apakah (pantas) Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan Dia Maha Halus, Maha Mengetahui.

  15. Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

  16. Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika bumi itu guncang?

  17. Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.

  18. Dan sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mendustakan (rasul-rasul-Nya). Maka betapa hebatnya kemurkaan-Ku!

  19. Dan tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Tuhan Yang Maha Pengasih. Sungguh, Dia Maha Melihat segala sesuatu.

  20. Atau siapakah yang dapat menjadi bala tentara bagimu yang dapat menolongmu selain (Allah) Yang Maha Pengasih? Orang-orang kafir itu hanyalah dalam keadaan tertipu.

  21. Atau siapakah yang dapat memberimu rezeki jika Dia menahan rezeki-Nya? Bahkan mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri (dari kebenaran).

  22. Apakah orang yang berjalan merangkak dengan wajah tertelungkup itu lebih mendapat petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?

  23. Katakanlah, "Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur."

  24. Katakanlah, "Dialah yang menjadikan kamu berkembang biak di muka bumi, dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan."

  25. Dan mereka berkata, "Kapankah janji (hari kiamat) ini (akan datang) jika kamu orang yang benar?"

  26. Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya ada pada Allah. Dan aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan."

  27. Maka ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, wajah orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka), "Inilah (azab) yang dahulu kamu minta."

  28. Katakanlah (Muhammad), "Tahukah kamu jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersamaku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga); lalu siapakah yang dapat melindungi orang-orang kafir dari azab yang pedih?"

  29. Katakanlah, "Dialah Yang Maha Pengasih, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya kami bertawakal. Maka kelak kamu akan tahu siapa yang berada dalam kesesatan yang nyata."

  30. Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan memberimu air yang mengalir?"

 

 Silakan Ikuti Saluran WhatsApp Saya Untuk Info Lainnya.

 

Amalan Selepas Magrib

Setiap Amal ada Waktunya, setiap Waktu ada Amalnya.

Waktu antara Magrib dan Isya, atau yang sering disebut oleh para ulama sebagai Ma baina al-isya'ain, adalah waktu yang sangat sakral dan penuh berkah. Para ulama salaf terdahulu sangat menjaga waktu ini agar tidak terbuang sia-sia untuk urusan duniawi.
 
Mengenai surah Al-Qur'an yang dianjurkan dibaca secara rutin di waktu malam (termasuk di antara Magrib dan Isya), ada beberapa surah yang memiliki dalil kuat dari hadis Nabi \text{SAW} beserta fadhilah (keutamaan) khususnya:
1. Surah Al-Mulk (Kerajaan)
Membaca Surah Al-Mulk sebelum tidur atau di awal malam (setelah Magrib) adalah amalan yang sangat ditekankan oleh Rasulullah {SAW}.

Dalil: Rasulullah \text{SAW} bersabda:
"Sesudah dalam Al-Qur'an ada suatu surah yang berisi tiga puluh ayat, surah tersebut dapat memberi syafaat bagi pembacanya hingga ia diampuni, yaitu 'Tabarakalladzi bi yadihil mulku' (Surah Al-Mulk)." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
  
Fadhilah:
    • Mendapatkan syafaat di hari kiamat hingga dosa-dosanya diampuni.
    • Diselamatkan dan dilindungi dari siksa kubur. Rasulullah {SAW} bahkan tidak tidur sebelum membaca surah ini bersama Surah As-Sajdah.
2. Surah Al-Waqi'ah (Hari Kiamat)
Surah ini sudah sangat dikenal di kalangan umat Islam sebagai amalan di waktu malam untuk memperlancar rezeki dan mencegah kesempitan hidup.

Dalil: Berdasarkan hadis riwayat Ibnu Asakir dari Ibnu Mas'ud \text{RA}, Rasulullah {SAW} bersabda: "Barangsiapa membaca surah Al-Waqi'ah setiap malam, maka dia tidak akan ditimpa kefakiran (kemiskinan) selamanya."
 
Fadhilah:
  • Dijauhkan dari kemiskinan dan kefakiran lahir maupun batin.
  • Mendatangkan keberkahan rezeki bagi yang istikamah mengamalkannya dengan penuh tadabbur.
 
3. Surah As-Sajdah (Sujud)
Surah ini merupakan pasangan dari Surah Al-Mulk yang selalu dibaca oleh Nabi {SAW} setiap memasuki waktu malam.

Dalil: Dari Jabir {RA}, beliau menceritakan kebiasaan Nabi {SAW}:

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak akan tidur sampai beliau membaca *Alif Lam Mim Tanzil* (As-Sajdah) dan *Tabarakalladzi bi yadihil mulku* (Al-Mulk)." (HR. Tirmidzi).
 
Fadhilah:
    • Mendapatkan pahala yang besar seperti menghidupkan malam Lailatul Qadar jika dibaca istikamah.
    • Menjadi amalan penggugur dosa dan peninggi derajat di hadapan Allah {SWT}.
Keutamaan Umum Waktu Antara Magrib dan Isya
Secara khusus, menghidupkan waktu antara Magrib dan Isya dengan membaca ayat suci Al-Qur'an, berdzikir, atau mendirikan shalat sunnah (seperti shalat sunnah Awwabin) adalah salah satu penafsiran dari firman Allah {SWT} dalam Surah As-Sajdah ayat 16:
تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ ٱلْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap..."*
 
Beberapa sahabat dan tabiin (seperti Anas bin Malik dan Qatadah) menyebutkan bahwa ayat ini turun untuk memuji orang-orang yang tidak tidur atau tidak sibuk dengan urusan duniawi antara Magrib dan Isya, melainkan menggunakannya untuk shalat dan membaca Al-Qur'an.

Tips Amalan: Anda bisa memulai dengan membaca Surah Al-Mulk dan Al-Waqi'ah setelah Dzikir shalat Magrib. Waktunya yang tenang sangat cocok untuk meresapi setiap ayat sebelum masuk waktu Isya. 
 

Ikuti Saluran WhatsApp

Jawaban / Respon Allah Terhadap Bacaan Al-Fatihah

 nnn......

 

Dalam sebuah Hadits Qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Allah SWT "membagi" shalat (Surah Al-Fatihah) antara Diri-Nya dan hamba-Nya. Setiap kali kita membaca satu ayat, Allah langsung memberikan jawaban-Nya.

Berikut adalah rincian dialog antara hamba dan Allah dalam Surah Al-Fatihah:

1. Ayat Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Al-hamdu lillaahi rabbil 'aalamiin.

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Jawaban Allah:

حَمِدَنِي عَبْدِي

(Hamidanii 'abdii)

Artinya: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."

2. Ayat Kedua

الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ar-rahmaanir rahiim.

Artinya: "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."

Jawaban Allah:

أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي

(Ats-naa 'alayya 'abdii)

Artinya: "Hamba-Ku telah menyanjung-Ku."

3. Ayat Ketiga

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Maaliki yaumid diin.

Artinya: "Yang menguasai hari pembalasan."

Jawaban Allah:

مَجَّدَنِي عَبْدِي

(Majjadanii 'abdii)

Artinya: "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku."

4. Ayat Keempat

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin.

Artinya: "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."

Jawaban Allah:

هَذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

(Haadzaa bainii wa baina 'abdii wa li'abdii maa sa'al)

Artinya: "Inilah bagian antara Aku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta."

5. Ayat Kelima sampai Ketujuh

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Ṣirāṭal-lażīna an‘amta ‘alaihim gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.

Artinya: "Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Jawaban Allah:

هَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

(Haadzaa li'abdii wa li'abdii maa sa'al)

Artinya: "Inilah untuk hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta."

Makna Dibalik Jawaban Ini

Kesadaran bahwa Allah langsung menjawab setiap kata yang kita ucapkan dalam Al-Fatihah adalah kunci utama untuk meraih khusyuk. Dengan memahami ini, shalat kita tidak lagi sekadar gerakan rutin, melainkan sebuah dialog aktif dengan Sang Pencipta.

Apakah Anda ingin tahu lebih dalam mengenai keutamaan Surah Al-Fatihah lainnya dalam kehidupan sehari-hari?

 

 

 

mmmm.... 

Do'a Ketika Dalam Keadaan Terjepit


Berikut adalah Surat An-Naml ayat 62 dalam bahasa Arab:

أَمَّنْ يُّجِيْبُ الْمُضْطَرَّ اِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوْۤءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاۤءَ الْاَرْضِ ۗ ءَاِلٰهٌ مَّعَ اللّٰهِ ۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَ

Translitrasi Latin
Amman yujību al-muḍṭarra idzā da‘āhu wa-yakshifu as-sū’a wa-yaj‘alukum khulafā’a al-arḍi a-ilāhun ma‘al-lāhi qalīlan mā tadhakkarūn.

Terjemahan :
"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)".

Terjemahan ini menunjukkan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya yang dapat mengabulkan doa orang yang dalam kesulitan dan menghilangkan kesusahan. Ayat ini juga mempertanyakan apakah ada tuhan lain selain Allah SWT yang dapat melakukan hal-hal tersebut.

Tafsir Surat An-Naml : 62
Ayat ini menegaskan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya yang dapat mengabulkan doa orang yang dalam kesulitan dan menghilangkan kesusahan. Allah juga menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi. Ayat ini mempertanyakan apakah ada tuhan lain selain Allah SWT yang dapat melakukan hal-hal tersebut.

Dalam tafsirnya, para ulama menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan kekuasaan dan kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya yang dalam keadaan terdesak dan kesulitan. Allah tidak hanya mendengarkan doa, tetapi juga memiliki kekuasaan untuk menghilangkan kesusahan dan memberikan solusi [1].

Ayat ini juga menekankan pentingnya berdoa kepada Allah dan mengakui kelemahan serta ketidakberdayaan diri sendiri, serta menyerahkan segala urusan kepada-Nya. Dengan demikian, ayat ini menjadi pengingat bagi manusia untuk senantiasa mengingat dan bersyukur kepada Allah SWT.



Perbedaan Basmalah Jahar dan Tidak Jahar

Kamu Pernah Gak, menjadi makmum dalam Shalat Berjamaah yang imamnya tidak menjaharkan bacaan Basmalahnya ? atau mungkin kamu sendiri yang jika mengimami Shalat Tidak Menjaharkan (Tidak Bersuara) Bacaan Basmalah-nya ?



SCRIPT


Assalamu Alaikum wr. wb., selamat datang kembali di channel YouTube Iskandar Dorman. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas perbedaan antara bacaan basmalah jahar dan tidak jahar (SIrr), serta perbedaan pendapat 4 Imam Madzhab tentangnya.

Bismillahirrahmanirrahim, bacaan ini tentu sudah tidak asing lagi bagi umat muslim. Basmalah sering diucapkan sebagai awal dari banyak aktivitas, seperti membaca Al-Quran, makan, dan bahkan sebelum memulai suatu pekerjaan. Namun, ada perbedaan dalam cara membaca basmalah, yaitu jahar dan tidak jahar.

Basmalah jahar adalah cara membaca basmalah dengan suara keras dan jelas, sedangkan basmalah tidak jahar adalah cara membaca basmalah dengan suara pelan atau dalam hati.

Perbedaan pendapat ulama tentang cara membaca basmalah ini terutama terkait dengan shalat. Sebagian ulama berpendapat bahwa basmalah jahar harus dibaca di dalam shalat, sedangkan ulama lainnya menganggap bahwa basmalah tidak jahar sudah cukup.

Adapun dalil yang digunakan oleh ulama yang menganggap basmalah jahar harus dibaca di dalam shalat adalah hadits dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW selalu membaca basmalah dengan jahar di dalam shalat.

Di sisi lain, ulama yang menganggap basmalah tidak jahar sudah cukup, juga memiliki dalil dari hadits lain yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak selalu membaca basmalah dengan jahar di dalam shalat.

Berikut adalah pendapat imam madzhab mengenai menjaharkan atau tidak menjaharkan bacaan basmalah dalam bacaan Al-Fatihah pada shalat:

  1. Imam Abu Hanifah: beliau berpendapat bahwa basmalah tidak termasuk ayat dalam Al-Fatihah dan tidak diwajibkan untuk diucapkan dalam setiap rakaat shalat.

  2. Imam Malik bin Anas: beliau juga berpendapat bahwa basmalah tidak termasuk ayat dalam Al-Fatihah, namun dianjurkan untuk diucapkan secara sirr (dalam hati) setiap kali membaca Al-Fatihah.

  3. Imam Syafi'i: beliau berpendapat bahwa basmalah adalah bagian dari Al-Fatihah dan harus diucapkan pada setiap rakaat shalat.

  4. Imam Ahmad bin Hanbal: beliau berpendapat bahwa basmalah adalah bagian dari Al-Fatihah dan harus diucapkan pada setiap rakaat shalat.

Secara umum, terdapat dua kelompok ulama dalam masalah ini, yaitu ulama yang menganggap basmalah sebagai bagian dari Al-Fatihah dan harus diucapkan pada setiap rakaat shalat, serta ulama yang menganggap basmalah bukan bagian dari Al-Fatihah dan tidak diwajibkan untuk diucapkan dalam setiap rakaat shalat.


Dalam menghadapi perbedaan pendapat ini, sebagai umat muslim yang mencintai Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW, sebaiknya kita mengambil sikap yang bijaksana dan penuh rahmat. Kita harus tetap menghargai perbedaan pendapat ulama dan tidak memaksakan pendapat kita kepada orang lain.

Namun, jika kita ingin membaca basmalah jahar di dalam shalat, sebaiknya kita memastikan bahwa kita tidak mengganggu orang lain yang sedang shalat di sekitar kita. Selain itu, jika kita memilih untuk membaca basmalah tidak jahar, kita harus membaca dengan khusyuk dan penuh penghormatan terhadap Al-Quran.

Itulah pembahasan tentang perbedaan bacaan basmalah jahar dan tidak jahar, perbedaan pendapat ulama tentangnya, serta bagaimana kita harus mensikapinya sebagai umat muslim yang bijaksana.

Kalau Kalian Punya Pendapat lain yang merujuk kepada Alqur'an dan Hadits, Please Banget Untuk berbagi Ilmu di kolom komentar yah, dan oh yah... kamu juga bisa tulis komentar, kamu tim jahar, atau tim sirri dalam bacaan Basmalah ketika Shalat, berikan Alasan yang bijak, bukan untuk mengundang perdebatan.

Baik, Segitu dulu untuk video kali ini, Terima kasih sudah menonton, sampai jumpa di video selanjutnya. Wassalamualaikum.

Keutamaan Kalimat Tasbihat | #1

Dikutip dari kitab Fadhilah amal/fadilah zikir/keutamaan kalimat tasbih/ayat ke-4

 

وَيَزِيْدُ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اهْتَدَوْا هُدًىۗ وَالْبٰقِيٰتُ الصّٰلِحٰتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَّخَيْرٌ مَّرَدًّا

Wa yuridullahu ladzinahtadaw Hudan Wal Baqiyatusholihatu khairun 'Inda robbika tsawaban wa khairun marada'

Artinya :
"Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk dan Al-Baaqiyaatush shaalihaat (amal-amal shalih yang pahalanya kekal). Itu lebih baik pahalanya di sisi tuhanmu dan lebih baik kesudahannya. " (Q.S. Maryam :76)

Semakin Bertambah Usia

💧Semakin bertambah usia semakin lemah tangan menggenggam..karena Allah sedang mendidik kita agar melepaskan cinta dunia.
                   (Qs.Hud : 15-16)

 💧   Semakin bertambah usia semakin kabur mata kita... Karena Allah sedang menCerahkan mata hati untuk  melihat Akhirat.
                     (Qs.Al Isra:72)

 💧  Semakin bertambah usia semakin sensitif perasaan kita.... karena Allah sedang mengajarkan bahwa pautan hati dengan makhluk senantiasa menghampakan.. namun hati yang berpaut kepada Allah, tiada pernah meNgecewakan.
            (Qs.Al Lukman : 22)

 💧  Semakin bertambah usia semakin gugur gigi-gigi kita....karena Allah sedang mengingatkan bahwa suatu hari kita akan gugur kedalam Tanah selamanya.
             (Qs.Ali Imran : 145) 

 💧  Semakin bertambah usia semakin ditarik Nikmat kekuatan Tulang & Sendi kita....karena Allah sedang mengingatkan bahwa tak lama lagi Nyawanya akan di ambil...
                 (Qs.An Nisa : 78)

 💧  Semakin bertambah usia semakin putih rambut kita....karena Allah sedang ingatkan kain kafan yang putih.
            (Qs.Ali Imran : 185)

 💧  Begitu juga Hati kita...semakin bertambah usia semakin sepi dan ingin bersendirian...karena Allah sedang mendidik kita untuk melepaskan cinta manusia dan dunia...
                (Qs.Al-An'am : 32)

Link Download Per Juz Mishary Rasyid

Bagi Anda Penggemar Syaikh Mishary Rasyid Al-Afasy, Sekarang, Anda Sudah dapat melakukan pengunduhan MP3 Qur'an Per Juz.

8 Hal Yang Harus di Fahami

33 TAHUN "HANYA" DAPAT 8 HAL
⊙Suatu hari, Imam Syaqiq Al Balkhi bertanya kepada muridnya yang bernama
Hatim Al Ashom :

Pesan Ali Bin Abi Thalib

Seorang lelaki yang sedang dirundung kesedihan datang menemui Ali bin Abi tholib, ia pun berkata, “Wahai Amirul Mukminin(Ali bin abi thalib) aku datang kepadamu karena aku sudah tidak mampu lagi menahan beban kesedihanku.”

Ali bin abi thalib menjawab, “Aku akan bertanya dua pertanyaan dan jawablah !”
Lelaki itu berkata, “Ya, tanyakanlah !”
“Apakah engkau datang ke dunia bersama dengan masalah-masalah ini?” kata Ali
“Tentu tidak” jawabnya.
“Lalu apakah kau akan meninggalkan dunia dengan membawa masalah-masalah ini?” tanya Ali
“Tidak juga” jawabnya.
Lalu Ali bin abi thalib berkata,
“Lalu mengapa kau harus bersedih atas apa yang tidak kau bawa saat datang dan tidak mengikutimu saat kau pergi?”
“Seharusnya hal ini tidak membuatmu bersedih seperti ini. Bersabarlah atas urusan dunia..
Jadikanlah pandanganmu ke langit lebih panjang dari pandanganmu ke bumi dan kau pun akan mendapat apa yang kau inginkan….
Tersenyumlah ! karena rizkimu telah dibagi dan urusan hidupmu telah diatur….
Urusan dunia tidak layak untuk membuatmu bersedih semacam ini karena semuanya ada di tangan Yang Maha Hidup dan Maha Mengatur….”
Kemudian Ali bin Abi tholib meneruskan ungkapannya,
“Seorang mukmin hidup dalam dua hal, yaitu kesulitan dan kemudahan. Keduanya adalah nikmat jika ia sadari.
Dibalik kemudahan ada rasa syukur.
Sementara Allah berfirman,
وَسَيَجْزِي اللّهُ الشَّاكِرِينَ -١٤٤-
“Allah akan Memberi balasan kepada orang yang bersyukur.”
(QS.Ali Imran: 144)
Dan dibalik kesulitan ada kesabaran. Allah berfirman,
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ -١٠-
“Hanya orang-orang yang bersabar yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
(QS.Az-Zumar: 10)

Bagi seorang mukmin, kesulitan dan kemudahan adalah ladang untuk menabung pahala dan hadiah dari Allah swt. Lalu kenapa masih bersedih?

Jangan selalu mengeluh "Ohh masalahku begitu besar. Tapi katakan pada masalah itu, Sungguh aku punya Allah yang Maha Besar"

Semoga Bermanfaat.

Memahami Alquran Lebih Dalam


Saya yakin, teman-teman Netizen pengunjung pembaca Blog saya ini adalah orang yang rajin membaca Kitab Suci Al-Qur'an.  namun berdasarkan pengalaman pribadi saya, sepertinya tidak semua diantara kita yang rajin membaca Al-Quran betul-betul memahami betul-betul kandungan-kandungan Alquran, mungkin pada masa SD pernah di pelajari,. tapi seiring berjalannya waktu kita pun menjadi lupa.

Poligami Full Sunnah

Ini jawaban Isteri kalau suaminya mau menikah lagi
Sebagian pria muslim ingin melakukan poligami dengan alasan mengikuti sunnah Nabi. Sering kali sang istri tidak siap mendengar keinginan tersebut, apalagi jika yang akan menjadi madu jauh lebih muda dan lebih cantik darinya.

Alquran adalah Cerminan Hatimu

#Alquran adalah cerminan hatimu.
Betapa sibuknya manusia mencari kebahagiaan. Diantara mereka ada yg menyeberangi samudra, berharap ada harapan kebahagiaan yg ia dapatkan. Ada juga yg mencari kebahagiaan, dengan bersenang-senang dalam dosa dan kemaksiatan, mengira bahwa kebahagiaan itu ketika hawa nafsu diperturutkan. Namun yg mereka peroleh bukan kebahagiaan, namun hati yg semakin menghitam. 

Asap & Hujan relasi Maksiat & Taubat

ASAP DAN HUJAN: adalah relasi antara Maksiat & Taubat
Pada zaman Nabi Musa 'Alaihis-Salam, Bani Israel ditimpa kemarau yang berkepanjangan. Mereka berkumpul mendatangi Nabi Musa,mereka berkata, "Wahai Nabi Allah, berdoalah kepada Rabb-mu agar Dia menurunkan hujan kepada kami....!" Maka berangkatlah Nabi Musa 'Alaihis-Salam bersama kaumnya menuju padang yang luas. Waktu itu mereka berjumlah lebih dari 70 ribu orang.

10 Artikel Terpopuler di BLOG Nandar