POLIGAMI vs MONOGAMI
Poligami adalah menikah lebih dari satu istri dan merupakan lawan dari monogami yaitu beristri satu. Poligami adalah ajaran Islam yang banyak dimusuhi masyarakat dan banyak dicela. Ini adalah realita yang ada di masyarakat muslim, yang mengklaim cinta rasulullah alaihis shalaatu wassalam. Hal ini (mencela poligami) merupakan kesamaan mereka dengan orang-orang kafir. Untuk itu saya akan menggambarkan sebagian masalah poligami ini, diantaranya:
1. Kisah poligami
Para nabi melakukan poligami. Sebagaimana Nabi Sulaiman pernah menyetubuhi 90 istri beliau dalam satu malam, dan Allah menganugrahi kekuatan yang luar biasa dalam berjima'. Sedangkan Rasulullah mempunyai 11 istri. Keadaan ini menunjukkan antusiasme para nabi untuk menikah lebih dari satu.
2. Kekuatan jima' lelaki
Kekuatan jima' para suami berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Seperti rasulullah alaihis shalaatu wassalaam mempunyai kekuatan sebanding dengan 30 laki-laki dan kisah Ibnu Umar beliau pernah berbuka puasa dengan melakukan jima' (maksudnya pembatalan puasa beliau dengan jima' setelah waktu magrib) dan di biografi Abdul Aziz bin Rufa'i
ketika menikahi seorang wanita,wanita tersebut meminta cerai karena tidak mampu melayani beliau untuk melakukan jima', karena frekuensi berjima' beliau.
3. Perintah Poligami
Allah ta'ala mengetahui keadaan hambaNya kemudian memerintahkan poligami. Ini merupakan kemudahan dari Allah ta'ala terhadap hambaNya dan poligami merupakan asal pernikahan. Sebagaimana di sebut di sebuah ayat:
ﻓﺎﻧﻜﺤﻮﺍ ﻣﺎ ﻃﺎﺏ ﻟﻜﻢ ﻣﻦ اﻟﻨﺴﺎﺀ ﻣﺜﻨﻰ ﻭثلاث ﻭﺭباع ﻓﺈﻥ ﺧﻔﺘﻢ أﻟﺎ ﺗﻌﺪﻟﻮﺍ ﻓﻮﺍﺣﺪﺓ 1
"Nikahilah wanita-wanita yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kalau kalian takut tidak bisa berlaku adil maka nikahilah satu wanita."
Ayat ini menunjukkan asal pernikahan adalah poligami bukan monogami. Namun bagi orang yang khawatir tidak bisa berlaku adil maka cukup menikah dengan satu wanita.
4. Syarat poligami
Para ulama mensyaratkan poligami dengan tiga syarat: 1) sehat jasmani (mampu melakukan jima'), 2) mampu harta, 3) mampu berbuat adil .
Para ulama tidak memasukkan izin istri dan izin orang tua sebagai syarat, namun dalam masalah ini ada beberapa keadaan kalau orang tua melarang :
- jika dia bisa menahan dari berbuat maksiat (berhubungan dengan wanita selain istrinya) maka yang utama dia mentaati orang tua, namun tetap berbicara dengan orang tua mengenai masalah hukum poligami ini dengan lemah lembut dan mencari waktu yang tepat.
- Jika syahwat orang tersebut besar dan dia khawatir bermaksiat, kemudian dia mempunyai keinginan yang menggebu-ngebu untuk poligami,maka yang utama adalah dia berpoligami walau tanpa izin orang tua.
Para ulama memberi syarat ini untuk memudahkan kaum muslimin mengukur dirinya masing-masing, karena sungguh berbahaya orang yang tidak mampu berjima' melakukan poligami, baik karena terlalu tuanya dia atau karena penyakit. Atau orang yang tidak mampu secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga nya, memaksakan untuk poligami, sehingga waktunya habis digunakan bekerja siang dan malam, kemudian dia jauh dari dzikir kepada Allah ta'ala dan dengan waktu yang singkat terjadi perceraian dengan salah satu istrinya, bahkan bercerai dengan keduanya. Naudzu billah min dzalik.
5. Adil dalam poligami
Definisi adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Maka suami wajib adil kepada setiap istrinya baik pembagian hari, atau pemberian nafkah (bukan nilainya tapi sesuai kebutuhan) misal istri pertama mempunyai 10 anak dan istri kedua mempunyai 5 anak maka pemberian belanja bulanan boleh berbeda berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Contoh dikasus lain: istri ke dua ingin beli baju seharga Rp.300.000 dan istri pertama ingin beli baju seharga Rp. 100. 000. Maka masing-masing istri di beri uang Rp 300.000, selesai perkara.
6. Adil dalam cinta
Tidak disyaratkan adil di dalam cinta, karena hati milik Allah ta'ala. Sebagaimana seseorang yang mempunyai banyak anak namun dia lebih mencintai salah satunya, maka ini tidak dilarang karena ini amalan hati. Namun dia tetap wajib berbuat adil dalam masalah-masalah yang lain terhadap anak-anaknya.
dalil :
ﻭﻟﻦ تستطعوا ﺃﻥ ﺗﻌﺪﻟﻮﺍ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻭﻟﻮ ﺣﺮﺻﺘﻢ ﻓﻠﺎ ﺗﻤﻴﻠﻮﺍ ﻛﻞ ﺍﻟﻤﻴﻞ 2.
"Kalian tidak akan mampu berbuat adil diantara istri-istri kalian walaupun kalian berusaha..."
Yang dimaksud dalam ayat ini tidak mampu adil dalam cinta.
7. Wanita adalah kesukaan nabi kita
Seseorang menyukai wanita lebih dari satu bukanlah merupakan aib, namun mencontoh rasulullah shallallahu alaihis shalaatu wassalaam, sebagaimana dalam sebuah hadis:
ﺣﺒﺐ ﺇﻟﻲ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ : ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻭﺍﻟﻂﻴﺐ و ﺟﻌﻠﺖ ﻗﺮﺓ ﻋﻴﻨﻲ ﻓﻲ الصلاة
"dijadikan cinta kepadaku dalam urusan dunia yaitu para wanita dan wewangian dan dijadikan penyejuk mataku di dalam sholat."
hadits ini dalam keadaan hasan.
8. Syahwat manusia
Syahwat manusia atau pria terhadap lawan jenisnya adalah sunatullah dan dalam masalah ini syariat mengaturnya pula. Karena adakalanya dengan syahwat ini manusia ada yang menyalurkan dengan cara yang haram dan adakalanya dengan cara yang halal. Sungguh mengagumkan rasulullullah shallallahu alaihi wasallam dalam kesibukannya dalam berdakwah, ilmu dan ibadah namun beliau mempunyai hasrat syahwat yang besar untuk para istrinya dan inilah ciri-ciri orang bertaqwa. Sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Hajar:
ﻭﻳﻘﺎﻝ : ﺇﻥ ﻛﻞ ﻣﻦ ﺍﺗﻘﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﺸﻬﻮﺗﻪ أشد ﻟﺄﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻟﺎ ﻳﺘﻘﻲ ﻳﺘﻔﺮﺝ ﺑﺎﻟﻨﻆﺮ ﻭﻧﺤﻮﻩ.3
" dikatakan: Sesungguhnya setiap orang bertaqwa syahwatnya sangat besar (kepada para istrinya) karena orang-orang yang tidak bertaqwa mengumbar nafsu farjinya dengan memandang atau yang lainnya (memandang wanita ajnabiyah).
9. Ali bin abi thalib tidak poligami
Sahabat Ali bin abi thalib radhiyallahu 'anhu tidak berpoligami ketika menikahi fatimah bintu muhammad alaihis shalatu wassalam. Ini dijadikan senjata atau dalil bagi orang-orang yang anti poligami. Untuk meluruskan pemahaman mereka yang salah ini, ada tiga jawaban:
a. Fatimah radhiyallahu' anha adalah penghulu wanita semesta alam, maka dengan kedudukan yang tinggi ini Ali tidak melakukan poligami.
b. Sebab kekhususan Rasulullah shallallahu alaihi wassallam, dan Fatimah anak beliau, maka tidak terlalu jauh kalau dikatakan ini kekhusususan Fatimah karena anak beliau, sebagaimana dikatakan oleh beliau
ﺇﻧﻤﺎ ﻫﻲ ﺑﻀﻌﺔ ﻣﻨﻲ
"Sesungguhnya dia bagian dariku ".
c. Sesungguhnya Ali menikahi wanita lain setelah wafatnya Fatimah bintu Rasulullah, dan sahabat adakalanya melakukan poligami di zaman rasulullah hidup dan adakalanya setelah beliau wafat.
10. Izin Negara
Negara Republik Indonesia mengizinkan poligami bagi laki-laki dengan syarat-syarat yang ditentukan dan sebab-sebab yang dibolehkan, antara lain:
a) istri tidak bisa melayani suami,sebagaimana layaknya seorang istri, b) istri tidak mampu memberikan keturunan, c) istri mempunyai penyakit berat tertentu, d) suami memberikan alasan tertentu yang diterima oleh PENGADILAN AGAMA.
11. Surat nikah bagi pelaku poligami
Pengurusan surat nikah untuk poligami adalah mudah bagi orang-orang yang dimudahkan Allah ta'ala dan ini merupakan aplikasi ahlu sunnah mengamalkan ushul ahlu sunnah,yaitu ta'at kepada pemerintah.
Untuk membuat surat nikah yang kedua, membutuhkan surat ijin poligami dari Pengadilan Agama. Syarat-syarat administrasi yang harus dipenuhi untuk mendapatkan surat ijin Pengadilan:
a) surat pengantar dari RT
b) surat keterangan dari RT/perusahaan, tentang penghasilan perbulan.
c) foto copy ktp
d) foto copy kk
e) foto copy tabungan di rekening bank.
f ) foto copy stnk dan bpkb kendaraan.
g) foto copy sertifikat/akte jual beli tanah atau rumah
h) surat pernyataan dari istri pertama bahwa dia setuju suaminya poligami.
i) surat pernyataan dari calon istri kedua setuju di poligami.
j) membayar biaya administrasi sekitar Rp.620.000
k) semua ini diserahkan ke Pengadilan Agama.
12) PROSES di PENGADILAN
Untuk mengurus surat ijin poligami di pengadilan, pemohon (suami) harus menyerahkan syarat-syarat administrasi tersebut. Kemudian menjalani sidang selama beberapa kali pertemuan (berbeda beda tergantung situasi dan kondisi). Sidang biasanya berlangsung singkat, hanya 15 menit an tiap pertemuan. Tenggang waktu antara 1 pertemuan sidang dengan sidang berikutnya biasanya 1-2 pekan (menyesuaikan dengan jadwal hakim) Insyaallah dalam waktu 2 bulan proses sidang dapat diselesaikan.
Selama sidang ada beberapa proses :
a) istri pertama selalu hadir
b) calon istri kedua akan dihadirkan namun hanya sekali (kalau tidak dihadirkan maka proses pengadilan akan memakan waktu lebih lama,kurang lebih 1 tahun).
c) pemohon (suami), istri pertama dan calon istri kedua akan diberikan beberapa pertanyaan oleh pengadilan. Maka strategi yang tepat adalah jawablah dengan jawaban yang tidak berpotensi menimbulkan pertanyaan berikut nya dari para hakim.
d) akan diminta 2 saksi oleh pihak pengadilan agama.
e) insyallah berhasil.
13) Proses selanjutnya
Setelah surat izin poligami dikeluarkan oleh Pengadilan Agama maka kita serahkan ke Kantor Urusan Agama (KUA) dalam rangka mengurus pindah nikah. Setelah memperoleh surat pindah nikah, maka surat ini kita serahkan kepada calon mempelai wanita, ditambah syarat syarat sebagai mana nikah yang pertama. Setelah pernikahan berlangsung, insyaallah keluarlah surat nikah kita dengan istri kedua.
14. Status surat Kartu Keluarga (KK)
Keluarga yang menjalankan poligami dapat memiliki satu Kartu Keluarga yang terdiri dari satu kepala keluarga dan dua istri. Atau dua KK dengan suami sebagai kepala keluarga pada KK yang satu dan istri kedua sebagai kepala keluarga pada KK yang satu lagi (nama suami tidak tercantum pada KK yang kedua ini). Hal ini karena Nomor Induk Keluarga (NIK) hanya satu nomor untuk dimiliki oleh satu orang. Seorang suami yang sudah terdaftar pada sebuah KK, tidak dapat terdaftar lagi pada KK yang yang lain. Sehingga seorang suami yang mempunyai dua KK dan kepala keluarga pada kedua KK tersebut atas nama suami maka dia melanggar aturan dan ini menunjukkan ketidaktaatan kepada wulatulamr (pemerintah), yang mana hal ini merupakan ushul ahlus sunnah
Inilah sekilas tentang poligami dan bagi kaum muslimin yang berpoligami hendaklah berbuat ADIL, karena dengan berbuat adil bisa menyebabkan keharmonisan di dua keluarga insyallah, dan sebagaimana dikatakan oleh Ibnul 'Abbas "sebaik-baik kalian adalah yang banyak istrinya" .
Amal poligami ini adalah ibadah maka diperlukan ikhlas menjalankan nya karena Allah ta'ala dan mencontoh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam pelaksanaannya. Poligami juga merupakan perbuatan yang dapat menyenangkan rasulullah dari sisi banyaknya keturunan, karena Rasulullah akan berbangga pada hari kiamat dengan banyaknya umat beliau.
Dalam masalah poligami ini kita harus menjadi golongan pertengahan: tidak meremehkan dan tidak pula menjadi penakut untuk mengamalkan nya. Ibadah poligami ini perlu diamalkan karena banyaknya para gadis serta para janda yang belum mempunyai suami.
Sungguh menarik perkataan seseorang:
"Seorang laki laki dicemburui seorang istri itu biasa, yang luar biasa itu kalau dicemburui lebih dari seorang istri ."
Barakallahu fiikum, semoga tulisan ini bermanfaat bagi penulis dan menjadi timbangan kebaikan di hari kiamat dan bisa memberi manfaat bagi kaum muslimin dan muslima
Maroji' :
-info dari Pengadilan Agama
- ﺍﻟﺘﻘﺮﻳﺮ ﺍﻟﻤﺆﻛﺪ ﺑﺎﻟﺈﺟﺎﺑﺔ ﻋﻠﻰ ﺛﻠﺎﺛﻴﻦ ﺳﺆﺍﻟﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻌﺪﺩ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﻴﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﺳﻠﻴﻤﺎﻥ ﺍﻟﺠﺎﺑﺮﻱ
- ﺯﺍﺩ ﺍﻟﻤﻌﺎﺩ ﻟﺈﺑﻦ ﻗﻴﻢ الجوزي
- (1) ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ : 3
- (2) ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ : 129
-(3) ﻓﺘﺎﻭﻯ ﺍﻟﻠﺠﻨﺔ ﺍﻟﺪﺍﺉﻣﺔ ﺍﻟﻤﺠﻤﻮﻋﺔ ﺍﻟﺄﻭﻟﻰ ﺗﻔﺴﻴﺮ ﺳﻮﺭﺓ (ص)
ﻗﻮﺓ ﻧﺒﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﻠﻴﻤﺎﻥ ﻭﻃﻮﺍﻓﻪ ﻋﻠﻰ ﺗﺴﻌﻴﻦ ﺇﻣﺮﺍﺓ
Showing posts with label menurut quran dan hadist. Show all posts
Showing posts with label menurut quran dan hadist. Show all posts
Poligami & Monogami
Jangan Batasi Jumlah Anak
Banyak Anak Banyak Rezeki, Begitulah Semboyan Orang-orang tua kita terdahulu..... itu karena pada zaman dahulu, belum begitu jauh dari Zaman keberkahan Dakwah Nubuwwah. yang mengikuti cara Nabi Shallallahu 'alaihi Wasallam.
Ancaman Meninggalkan Shalat Berjamaah
Sebagaimana Allah Subhanahu wata'ala telah menjanjikan berbagai pahala kepada mereka yang menunaikan perintah-perintah-Nya, Allah Subhaanahu wata'ala juga murka dan memberikan ancaman kepada mereka yang mengabaikan perintah-perintah-Nya.
Sebuah Hadits Menyebutkan :
Dari sayyidina Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma, ia mengatakan bahwa Baginda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa mendengar adzan dan tidak memenuhinya tanpa ada udzur, maka shalat yang dikerjakannya tidak akan diterima." Para Shahabat Radhiyallahu 'anhum bertanya, "Apakah Udzurnya?" Beliau menjawab, "Takut¹⁴ atau sakit." (H.R. Abu Dawud, Ibnu Hibban, dan Ibnu Majah, dari Kitab At-Targhib)
Dari sayyidina Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma, ia mengatakan bahwa Baginda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa mendengar adzan dan tidak memenuhinya tanpa ada udzur, maka shalat yang dikerjakannya tidak akan diterima." Para Shahabat Radhiyallahu 'anhum bertanya, "Apakah Udzurnya?" Beliau menjawab, "Takut¹⁴ atau sakit." (H.R. Abu Dawud, Ibnu Hibban, dan Ibnu Majah, dari Kitab At-Targhib)
Faidah
Maksud tidak akan diterima shalatnya' ialah tidak mendapat pahala dan anugerah dari shalatnya, meskipun kewajibannya telah tertunaikan. Inilah makna hadits-hadits yang lafadznya. Laa Shalata yang artinya 'tidak ada shalat', sebab keutamaan shalat yang seharusnya ada, yaitu sebagai penyebab pahala dan anugerah, tidak terdapat dalam shalatnya. Inilah pendapat imam Abu Hanifah Rahmatullah 'alaih. Sedangkan sebagian shahabat Radhiyallahu 'anhum dan sebagian tabi'in rahmatullah 'alaihim, berdasarkan hadits-hadits ini, berpendapat bahwa meninggalkan shalat berjamaah tanpa udzur itu haram, dan berjamaah itu fardhu, sehingga banyak ulama yang berpendapat bahwa orang yang meninggalkan shalat berjamaah tidak sah shalatnya. Sedangkan dalam madzhab Hanafi walaupun shalatnya sah, tetapi mereka berdosa karena meninggalkan perintah berjamaah. ²★
Maksud tidak akan diterima shalatnya' ialah tidak mendapat pahala dan anugerah dari shalatnya, meskipun kewajibannya telah tertunaikan. Inilah makna hadits-hadits yang lafadznya. Laa Shalata yang artinya 'tidak ada shalat', sebab keutamaan shalat yang seharusnya ada, yaitu sebagai penyebab pahala dan anugerah, tidak terdapat dalam shalatnya. Inilah pendapat imam Abu Hanifah Rahmatullah 'alaih. Sedangkan sebagian shahabat Radhiyallahu 'anhum dan sebagian tabi'in rahmatullah 'alaihim, berdasarkan hadits-hadits ini, berpendapat bahwa meninggalkan shalat berjamaah tanpa udzur itu haram, dan berjamaah itu fardhu, sehingga banyak ulama yang berpendapat bahwa orang yang meninggalkan shalat berjamaah tidak sah shalatnya. Sedangkan dalam madzhab Hanafi walaupun shalatnya sah, tetapi mereka berdosa karena meninggalkan perintah berjamaah. ²★
Sayyidina Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma meriwayatkan sebuah hadits bahwa ia berdosa karena mengingkari Allah Subhaanahu wata'ala dan Rasul-Nya. Ia berkata, "Barangsiapa mendengar adzan, lalu ia tidak shalat berjamaah, berarti ia tidak menghendaki kebaikan dan tidak dikehendaki mendapatkan kebaikan." sayyidina Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu berkata, "Barangsiapa mendengar adzan lalu tidak shalat berjamaah, maka lebih baik dituangkan timah mendidih ke lubang telinganya."
Di Nukil dari Kitab Fadhilah Amal, Bab Fadhilah Shalat, Shalat Berjamaah Pasal 2 "Ancaman Bagi Yang Meninggalkan Shalat Berjamaah"
Semoga Membawa Manfaat bagi Siapa Saja Yang membacanya, dan Semoga Para Pembaca Niat Amal & Sampaikan Perkara ini, minimal Share di Sosial Media Seperti google plus (g+), facebook, twitter, BBM, dll.
Wasallam....
Hadits dan Ayat Ukhuwah Islamiyah
Berikut Dalil-dalil Pentingnya Menjaga tali Persaudaraan antara sesama ummat Islam ( Ukhuwah Islamiyah ). Semoga Kita Tidak Hanya Membaca, Tapi Kita Niat Untuk Amal dan Sampaikan... Agar Ilmu ini bisa tersebar dan menjadi asbab tersebarnya Hidayah.... Insya Allah....
Sabda Nabi : Wanita Adalah Aurat
GODAAN WANITA LEBIH DAHSYAT DIBANDING GODAAN SETAN
Allah ta’ala berfirman tentang godaan wanita,
إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ...
“Sesungguhnya godaan kalian wahai para wanita begitu besar.” [Yusuf: 28]
Allah ta’ala berfirman tentang godaan wanita,
إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ...
“Sesungguhnya godaan kalian wahai para wanita begitu besar.” [Yusuf: 28]
Dalil Berdakwah dan Bertabligh
Menjadi Seorang Da'i Tidak Semudah Yang dibayangkan, harus memiliki ilmu agama yang cukup untuk digunakan dalam berdakwah dan bertabligh, meskipun dalam hadits, Baginda Rasulullah SAW bersabda, Ballighu Anni Walau Ayaahh... Sampaikan Walau Hanya Satu Ayat.... Tapi Bukan berarti hanya hadits itu saja yang harus di amalkan, karena ada juga perintah untuk mencari ilmu, dalam Hal ini Adalah ilmu agama.Cara Syaitan Buka Aurat Wanita
1. Menghilangkan hijab (penutup)
Perubahan zaman dan budaya manusia menyebabkan pakaian lebih berfesyen dan semakin banyak baju yang merendahkan aurat. Pada tahap ini syaitan berbisik kepada wanita dengan berkata bahawa pakaian hanyalah sekadar hiasan dan tiada berpengaruh dengan agama. Justeru itu, tidak mengapa sekiranya memakai pakaian yang membuka aurat. Namun, teknik ini tidak semestinya berkesan terutama kepada wanita yang berpendirian dan percaya bahwa memakai pakaian syar’i ialah satu ibadah dan bukan sekadar berfesyen. Jika hasutan ini gagal, syaitan akan beralih kepada strategi yang lebih licik seperti di bawah.
Perubahan zaman dan budaya manusia menyebabkan pakaian lebih berfesyen dan semakin banyak baju yang merendahkan aurat. Pada tahap ini syaitan berbisik kepada wanita dengan berkata bahawa pakaian hanyalah sekadar hiasan dan tiada berpengaruh dengan agama. Justeru itu, tidak mengapa sekiranya memakai pakaian yang membuka aurat. Namun, teknik ini tidak semestinya berkesan terutama kepada wanita yang berpendirian dan percaya bahwa memakai pakaian syar’i ialah satu ibadah dan bukan sekadar berfesyen. Jika hasutan ini gagal, syaitan akan beralih kepada strategi yang lebih licik seperti di bawah.
2. Membuka bahagian tangan
Aurat wanita meliputi seluruhnya kecuali muka dan tapak tangan. Seharusnya menjadi kebiasaan tapak tangan tidak ditutup. Jadi, syaitan mengambil kesempatan ini untuk menghasut wanita dengan berkata, "Tak mengapa jika memakai baju lengan pendek. Kamu masih pakai tudung." Di pasaran pula banyak pakaian berlengan pendek terutamanya fesyen baru. Wanita yang terpedaya pun memakai baju lengan pendek dan ternyata ia kelihatan biasa pada pandangannya maupun pandangan seorang lelaki, lalu syaitan berbisik lagi, "Tidak mengapa kan..?"
Aurat wanita meliputi seluruhnya kecuali muka dan tapak tangan. Seharusnya menjadi kebiasaan tapak tangan tidak ditutup. Jadi, syaitan mengambil kesempatan ini untuk menghasut wanita dengan berkata, "Tak mengapa jika memakai baju lengan pendek. Kamu masih pakai tudung." Di pasaran pula banyak pakaian berlengan pendek terutamanya fesyen baru. Wanita yang terpedaya pun memakai baju lengan pendek dan ternyata ia kelihatan biasa pada pandangannya maupun pandangan seorang lelaki, lalu syaitan berbisik lagi, "Tidak mengapa kan..?"
3. Membuka leher dan dada
Setelah menjadi kebiasaan merendahkan sebagian lengan, datang lagi syaitan dan berbisik, "Tak mengapa kan membuka lengan. Sekarang ada fesyen baru yang merendahkan bahagian dada. Baju ini terbuka sedikit saja agar kamu tidak terasa panas. Orang pasti berkata biasa saja." Wanita itupun memakailah baju tersebut, daripada merendahkan sedikit, sehingga yang nampak lagi bahagian dadanya.
Setelah menjadi kebiasaan merendahkan sebagian lengan, datang lagi syaitan dan berbisik, "Tak mengapa kan membuka lengan. Sekarang ada fesyen baru yang merendahkan bahagian dada. Baju ini terbuka sedikit saja agar kamu tidak terasa panas. Orang pasti berkata biasa saja." Wanita itupun memakailah baju tersebut, daripada merendahkan sedikit, sehingga yang nampak lagi bahagian dadanya.
4. Berpakaian tetapi bertelanjang
Tidak cukup dengan itu, syaitan membawa lagi idea baru. Kali ini syaitan berbisik, "Baju kamu itu dah biasa dah ramai orang yang pakai. Sekarang ini ada fesyen baru lagi. Baju ini tipis dan ketat saja. Boleh kamu tunjukkan bentuk badan kamu yang cantik itu. Tidak mengapa, sebab potongan baju ini masih panjang." Maka wanita ini pun memakai baju berfesyen sebegitu sehingga menjadi kebiasaan malah baju yang dipakai semakin ketat dan jarang. Jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang).
Tidak cukup dengan itu, syaitan membawa lagi idea baru. Kali ini syaitan berbisik, "Baju kamu itu dah biasa dah ramai orang yang pakai. Sekarang ini ada fesyen baru lagi. Baju ini tipis dan ketat saja. Boleh kamu tunjukkan bentuk badan kamu yang cantik itu. Tidak mengapa, sebab potongan baju ini masih panjang." Maka wanita ini pun memakai baju berfesyen sebegitu sehingga menjadi kebiasaan malah baju yang dipakai semakin ketat dan jarang. Jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang).
5. Membuka sedikit
Setelah memakai pakaian ketat dan jarang, datang lagi syaitan dan berbisik, "Susah la kalau kamu pakaian ketat semacam ini. Bergerak pun terasa terbatasi. Apa kata kamu cuba kain yang telah dibelah sampai ke lutut. Nanti lebih senang kamu untuk duduk. Tidak mengapa kamu rendahkan sedikit saja yang penting kamu selesa." Maka dipakailah pakaian wanita yang terbelah. Ternyata ia memberi keluasan dan memudahkan dalam bergerak.
Setelah memakai pakaian ketat dan jarang, datang lagi syaitan dan berbisik, "Susah la kalau kamu pakaian ketat semacam ini. Bergerak pun terasa terbatasi. Apa kata kamu cuba kain yang telah dibelah sampai ke lutut. Nanti lebih senang kamu untuk duduk. Tidak mengapa kamu rendahkan sedikit saja yang penting kamu selesa." Maka dipakailah pakaian wanita yang terbelah. Ternyata ia memberi keluasan dan memudahkan dalam bergerak.
6. Membuka telapak kaki dan tumit
Syaitan berbisik lagi, "Sudah tak sesuai lagi kamu berpakaian begini. Kain ini masih bagus walaupun dibelah hingga lutut. Kamu potong saja lagi hingga di atas tumit. Kamu pendekkan kain ini sehingga atas tumit untuk memudahkan kamu berjalan." Wanita terus mengikuti godaan syaitan ini dan memakai kain singkat serta ditambah pula dengan kasut tumit tinggi.
Syaitan berbisik lagi, "Sudah tak sesuai lagi kamu berpakaian begini. Kain ini masih bagus walaupun dibelah hingga lutut. Kamu potong saja lagi hingga di atas tumit. Kamu pendekkan kain ini sehingga atas tumit untuk memudahkan kamu berjalan." Wanita terus mengikuti godaan syaitan ini dan memakai kain singkat serta ditambah pula dengan kasut tumit tinggi.
7. Membuka separuh betis
Sekarang, wanita ini sudah biasa memakai kain singkat dan ternyata masih kelihatan biasa pada pandangan orang. Syaitan berbisik lagi, "Fesyen kamu ni masih biasa saja. Orang macam tak kisahkan. Apa kata kamu cuba fesyen lain yang lebih menonjol. Di pasaran banyak kain skirt. Tak perlu beli yang sangat pendek. Yang separuh betis saja." Sekarang ni syaitan sudah menjadi seperti penasihat peribadinya. Maka dituruti hasutan tersebut. Pada tahap ini tudung sudah tidak dipakai.
Sekarang, wanita ini sudah biasa memakai kain singkat dan ternyata masih kelihatan biasa pada pandangan orang. Syaitan berbisik lagi, "Fesyen kamu ni masih biasa saja. Orang macam tak kisahkan. Apa kata kamu cuba fesyen lain yang lebih menonjol. Di pasaran banyak kain skirt. Tak perlu beli yang sangat pendek. Yang separuh betis saja." Sekarang ni syaitan sudah menjadi seperti penasihat peribadinya. Maka dituruti hasutan tersebut. Pada tahap ini tudung sudah tidak dipakai.
8. Membuka seluruh betis
Wanita ada terfikir, "Betulkah tindakan aku ni? Apakah tidak berselisih dengan wanita zaman nabi dulu?" Syaitan pula menggunakan muslihat dengan mengaitkan zaman dahulu dengan sekarang. Syaitan berkata, "Ahh!! Tidak.. Sekarang zaman dah berubah. Dulu lelaki tak suka kalau perempuan menampakkan auratnya, tetapi lelaki sekarang banyak yang suka. Yang seksi-seksi terutama, mesti tidak terlalu seksi tapi terbuka sedikit. Di pasaran banyak pakaian zaman sekarang yang menampakkan seluruh betis. Kalau kamu tidak ikut kamu akan ketinggalan zaman." Maka pakailah wanita tersebut pakaian yang menampakkan seluruh betis.
Wanita ada terfikir, "Betulkah tindakan aku ni? Apakah tidak berselisih dengan wanita zaman nabi dulu?" Syaitan pula menggunakan muslihat dengan mengaitkan zaman dahulu dengan sekarang. Syaitan berkata, "Ahh!! Tidak.. Sekarang zaman dah berubah. Dulu lelaki tak suka kalau perempuan menampakkan auratnya, tetapi lelaki sekarang banyak yang suka. Yang seksi-seksi terutama, mesti tidak terlalu seksi tapi terbuka sedikit. Di pasaran banyak pakaian zaman sekarang yang menampakkan seluruh betis. Kalau kamu tidak ikut kamu akan ketinggalan zaman." Maka pakailah wanita tersebut pakaian yang menampakkan seluruh betis.
9. Serba mini
Setelah pakaian menampakkan seluruh betis menjadi kebiasaan, datang lagi syaitan menghasut, "Pakaian kamu perlu ada variasi. Jangan pakai yang seperti itu saja. Kamu perlu pakai skirt mini. Kamu akan nampak lebih seksi dan menawan." Maka pakailah wanita ini skirt mini malahan bukan skirt saja yang mini, bajunya, skirtnya, semuanya dah menjadi kecil dan seksi. Bajunya juga sudah bervariasi seperti berlengan pendek, merendahkan sebagian dada dan sebagian pehanya. Ada yang dikhaskan untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian rasmi, pakaian malam dan sebagainya.
10. Hampir semua terbuka
Muncul pula keinginan untuk mandi di kolam renang terbuka dan pantai. Syaitan berbisik, "Pakailah kamu bikini.. Semua orang di sana pakai baju itu. Kamu tak perlu malu." Wanita ini pun tanpa segan lagi memakai bikini yang hanya menutup sebahagian dada dan pahanya. Dia pun bersuka ria terutama apabila semua lelaki memandangnya. Pada tahap ini auratnya sudah tidak diendahkan lagi.
Setelah pakaian menampakkan seluruh betis menjadi kebiasaan, datang lagi syaitan menghasut, "Pakaian kamu perlu ada variasi. Jangan pakai yang seperti itu saja. Kamu perlu pakai skirt mini. Kamu akan nampak lebih seksi dan menawan." Maka pakailah wanita ini skirt mini malahan bukan skirt saja yang mini, bajunya, skirtnya, semuanya dah menjadi kecil dan seksi. Bajunya juga sudah bervariasi seperti berlengan pendek, merendahkan sebagian dada dan sebagian pehanya. Ada yang dikhaskan untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian rasmi, pakaian malam dan sebagainya.
10. Hampir semua terbuka
Muncul pula keinginan untuk mandi di kolam renang terbuka dan pantai. Syaitan berbisik, "Pakailah kamu bikini.. Semua orang di sana pakai baju itu. Kamu tak perlu malu." Wanita ini pun tanpa segan lagi memakai bikini yang hanya menutup sebahagian dada dan pahanya. Dia pun bersuka ria terutama apabila semua lelaki memandangnya. Pada tahap ini auratnya sudah tidak diendahkan lagi.
Di Kutip Dari Artikel : facebook
Subscribe to:
Posts (Atom)
10 Artikel Terpopuler di BLOG Nandar
-
Sedikit Ilmu Yang Bisa Saya Sharing Pada Postingan Kali ini adalah tentang kalimat yang sering menjadi akhir dari diskusi atau ilmu-ilmu isl...
-
Surat Perjanjian Jual Beli Kredit ataupun tunai merupakan Hal yang sangat penting untuk mengikat pihak pembeli dan pihak penjual sebagai buk...
-
Assalamu Alaikum.... Dalam Laman ini, Insya Allah Saya Akan bagikan Kumpulan Display Picture ( DP ) Atau Profile Picture ( PP ) Untuk Pengg...
-
Afwan, Terima kasih Sebelumnya Untuk Saudara Saya Yang Masukkan Saya Dalam Sebuah Grup Facebook " DEBAT TERBUKA SALAFI VS TABLIGH...
-
Teks Khutbah Jum'at ini saya buat atas permintaan teman saya yang ingin belajar khutbah, bilamana ada kesalahan dalam pengetikannya, Mo...
-
Semua kebijakan yang tercantum di bawah dapat berubah sewaktu-waktu, update terus laman ini untuk info terbaru. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻 Hai Snack Frien...
-
LOGO AC MILAN LOGO ARSENAL LOGO LOGO CHELSEA LOGO INTERMILAN LOGO JUVENTUS ...
-
Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular d...
-
TikTok Cash Is Gone, Mohon Maaf, Postingan ini sudah di hapus karena program tiktok cash sudah berakhir, Pihak TikTok Cash telah berusaha un...
-
Jasmine | Pagi ini Sempat Di Bikin Shock Juga Dengan Kelakuan Seseorang Yang Tidak Bertanggung Jawab, Entah Dia manusia atau Bukan, Wa...
